Jumat, 25 Juli 2014

Zionis Sweeping Account Facebook dan Twitter

(Ruang Perang Lunak rezim Zionis)

 Selain menggempur Gaza lewat udara dan darat, rezim Zonis juga melakukan perang lunak di media.

Rezim Zionis mempekerjakan sekelompok mahasiswa yang bertugas membela langkah-langkah rezim itu di media internasional, Mashreghnews melaporkan.

Para mahasiswa itu ditempatkan di sebuah ruangan bernama 'Ruang Perang'. Masing-masing mereka duudk di depan komputer dan mengirim postingan-postingan yang membela rezim Zionis ke berbagai jaringan sosial.

Ruangan itu diciptakan 9 Juli lalu, sehari setelah Israel memulai serangan ke Gaza. Sekitar 400 mahasiswa aktif di sana.

Selain mengirim postingan pembelaan dalam 30 bahasa, mahasiswa-mahasiswa itu juga bertugas menjawab postingan-postingan yang membela Palestina. Mereka juga membuat film, gambar dan grafik yang terkait. Salah satunya, mereka membuat gambar yang menunjukkan keluarga Ismail Haniyeh dan Abu Mazen (Mahmoud Abbas) di kawasan pendudukan. Dengan gambar ini, mereka ingin menciptakan persepsi bahwa rezim Zionis tetap bersahabat pada musuh-musuhnya.

Selain itu, mereka juga bertugas mengenali akun-akun Facebook dan Twitter yang aktif membela Palestina untuk kemudian menghapusnya dari jaringan media. Dengan menekan Facebook, mereka berhasil menutup akun anti Zionis yang memiliki 120.000 pengikut.

Sejak tahun lalu, rezim Zionis sudah menggunakan para mahasiswa ini dalam rangka perang lunak dan memberi honor yang layak pada mereka.

Lewat perang lunak ini, rezim Israel berupaya menggiring opini publik bahwa rezim Zionis mendapat dukungan dari tokoh-tokoh swasta dan sipil. (islamtimes/pahamilah)