Jumat, 01 Agustus 2014

Bibi: Kami Akan Menghancurkan Semua Terowongan Gaza

(Benjamin Netanyahu. PM Zionis Israel)

Netanyahu mengatakan pada hari Kamis (31/7/14) di awal rapat kabinet bahwa Tel Aviv "bertekad untuk menyelesaikan" misi menghancurkan terowongan yang digali oleh pejuang Palestina ke Zionis Israel.

"Saya tidak akan menyetujui setiap proposal yang tidak akan memungkinkan militer Israel untuk menyelesaikan tugas penting ini, demi keamanan Israel," katanya.

Militer Israel mengatakan pada hari Rabu (30/7) bahwa menyelesaikan misi akan membutuhkan beberapa hari lagi, menambahkan pihaknya telah memanggil tambahan 16.000 tentara cadangan.

Juga pada hari Rabu (30/7), kabinet keamanan Netanyahu menyetujui untuk melanjutkan serangan udara dan darat, yang diluncurkan pada tanggal 8 Juli, di wilayah kantong terkepung.

Setidaknya 1.370 warga Palestina telah tewas dan 7.700 lainnya terluka sejak Tel Aviv memulai ofensif.

Tel Aviv telah menargetkan rumah sakit, klinik, dan tempat penampungan selama 24 hari terakhir.

Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina Hamas, telah melancarkan serangan balasan terhadap Israel.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk keras serangan Israel terhadap sekolah PBB- yang menewaskan sedikitnya 20 orang. Serangan terhadap sekolah di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza utara berlangsung pada Rabu (30/7), sementara lebih dari 3.000 pengungsi Palestina yang terlantar sedang berlindung di sekolah sekolah.

Tentara Israel juga menyerang distrik Shejaiya dan menewaskan 17 orang. Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengecam serangan itu dan mengatakan, "pembantaian tersebut membutuhkan respon seperti gempa bumi. (islamtimes/pahamilah)