Senin, 04 Agustus 2014

Brigade Qassam Bersumpah Akan Menyerang Semua Kota Penjajah Israel

 Roket balasan perlawanan HAMAS

Pahamilah.com - Pejuang perlawanan Palestina yang berafiliasi dengan sayap militer gerakan Hamas, Al-Qassam, telah memperingatkan rezim Zionis yang terus melakukan pendudukan di Jalur Gaza akan menempatkan semua kota "dalam target" serangan roket balasan nya.

Menggambarkan serangan Israel di wilayah Palestina sebagai "keji," Al-Qassam menekankan dalam siaran pers Minggu (3/8/14) bahwa "tidak ada kehidupan yang lebih layak daripada warga kami."

"Pasukan pendudukan lari dengan tentara mereka dari medan perang nyata dengan Al-Qassam dan faksi perlawanan [lainnya], (maka Zionis) memilih untuk meluncurkan serangan udara dan artileri terhadap warga sipil [Palestina]," kata pernyataan pers seperti dikutip oleh Badan Press Palestina (SAFA).

"Kami mencoba sebisa mungkin untuk fokus pada penargetan personil militer Israel, situs, bandara dan kamp-kamp, tetapi musuh memilih untuk menutupi kegagalannya dengan menyerang warga sipil tak berdosa di pusat-pusat tempat mereka berkumpul dan rumah," tambah pernyataan itu.

Lebih dari 1.800 warga Palestina tewas di Gaza dan 9.400 lainnya terluka sejak awal serangan Israel pada tanggal 8 Juli.

Sedangkan angka yang dikeluarkan oleh badan kemanusiaan PBB OCHA pada 2 Agustus melaporkan bahwa total 1.525 warga Palestina tewas dalam serangan Israel.

Dari 1.196 tewas yang identitasnya dapat diverifikasi, 1.033 adalah warga sipil, hampir 84 persen, kata OCHA. Jumlah tersebut termasuk 329 anak-anak dan 187 wanita.

Dari warga Palestina yang tewas, 191 adalah anggota kelompok bersenjata. Di sisi lain, 66 orang Israel tewas, termasuk 64 tentara, yang semuanya telah tewas sejak serangan darat dimulai.

Menurut angka tentara Israel, pejuang perlawanan Palestina telah menembakkan 3.160 roket ke arah wilayah-wilayah pendudukan Israel sejak 8 Juli, dimana 2.483 telah mengenai sasaran Israel sementara hanya 559 dicegat oleh sistem anti-rudal Iron Dome-buatan AS.

Rezim Zionis membanggakan bahwa dia telah menyerang 4,626 target di Jalur Gaza dalam operasi 27-hari. (islamtimes/pahamilah)