Rabu, 15 Mei 2013

Keabadian itu hanya ada disana

Tiada duka tiada pula kesedihan yang abadi di dunia, tiada sepi yang bakal merantai untuk selamanya, waktu pasti berganti pagi menjemput malam dan malam pun pasti menyongsong datangnya sang fajar, waktu terus berputar sebagaimana bumi dan bulan mengitari matahari, semua pasti berakhir pada masanya, pada waktunya dan sesuai dengan titah-NYA.

Bunga mekar itu pun pasti layu, keangkuhan dan kecongkakan pasti segera di jemput sang waktu, kegelapan pasti berakhir menjadi pagi, takdir dalam hidup dan kehidupan harus dijalani.

keabadian itu bukan disini, tapi ada disana, melewati senyum dan airmata,  dibalik masa setelah berakhir masa


Ya Tuhan jika umurku tiada berguna untuk mengingat-MU, perkenankanlah kiranya segera Engkau ambil dalam keluhuran dan lurusnya petunjuk-MU, namun jika masih ada kesempatan untuk memutihkan jiwa ini  sesuai dengan titah-MU maka selalu tegurlah aku dengan kelembutan-MU untuk senantiasa bersimpuh dan bersujud padamu



Ponorogo, 1 Syawal 1431 H