Senin, 08 September 2014

Hamas Tolak Tuduhan Abbas

Kemenangan Palestina

Pahamilah.com - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, membantah tuduhan bahwa Hamas menghambat operasi pemerintah persatuan nasional di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Minggu (7/9/14), juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, mengecam tuduhan yang dilontarkan terhadap gerakan perlawanan sebagai sesuatu yang "tidak benar, tidak berdasar dan tidak adil."

Pernyataan Abu Zuhri muncul pasca ancaman Mahmoud Abbas, presiden pemerintah persatuan Palestina, untuk mengakhiri perjanjian rekonsiliasi dengan Hamas.

Pada bulan April lalu, kedua kelompok penting Palestina, Fatah dan Hamas, menandatangani perjanjian untuk mengakhiri persaingan dan membentuk sebuah pemerintah konsensus nasional.

Namun, Abbas menuduh Hamas tidak memungkinkan pemerintah persatuan untuk beroperasi dengan baik di Gaza. Menanggapi ini, Abu Zuhri mengatakan, "Laporan Abbas tentang Hamas dan perlawanan tidak adil."

Komentar Abbas muncul dua pekan setelah gencatan senjata mengakhiri perang 50 hari Israel di Gaza.

Abbas akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi di Kairo sebelum berpidato dalam pertemuan Liga Arab. (islamtimes/pahamilah)