Minggu, 28 September 2014

Obama Akui Buat Kebijakan Salah di Suriah

Barack Obama, Presiden AS

Pahamilah.com - Berbicara pada CBS News, Obama mengatakan mantan pejuang al-Qaeda yang diusir dari Irak mampu berkumpul di Suriah membentuk "Negara Islam" (IS) yang berbahaya.

Sebuah koalisi Arab pimpinan AS dan sekutu Barat telah memulai serangan udara  melawan kelompok ISIS.

"Saya pikir kepala intelijen kita, Jim Clapper, telah mengakui bahwa mereka meremehkan apa yang terjadi di Suriah," katanya.

Komentar Obama itu muncul pada hari Minggu (29/9). Ia juga mengatakan propagandia IS lewat media sosial "sangat cerdas" dan memikat anggota baru "yang percaya pada jihad omong kosong mereka" dari Eropa, Amerika dan Australia, serta dari negara-negara Muslim lain.

Obama mengatakan selain serangan udara yang dipimpin AS untuk menghancurkan IS,  Suriah dan Irak juga harus menyelesaikan krisis politik mereka.

Meski mengaku salah di Suriah, Obama bersikeras sudah membantu ‘oposisi moderat bersenjata Suriah’ yang pada kenyataannya telah melakukan banyak kejahatan terhadap rakyat Suriah.

Bulan ini kongres AS mengizinkan pelatihan dan upaya mempersenjatai pemberontak Suriah untuk menghadapi teroris IS. (islamtimes/pahamilah)