Rabu, 01 Oktober 2014

TNI akan Bahas Seragam Jilbab Jika Ada Permintaan MUI

Mayjen TNI Fuad Basya 

Pahamilah.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) belum menerima surat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), terkait permintaan untuk melegalkan jilbab untuk prajurit wanita.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Fuad Basyar menjelaskan TNI memiliki seragam, baik untuk Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan (Udara), dan sampai sekarang, tak ada yang menggunakan jilbab.

"Jika ada yang berjilbab berarti seragamnya tidak sama lagi," ujarnya kepada Republika, Rabu, (1/10).

Menurutnya, makna seragam adalah mengenakan pakaian serta atribut sama, baik mereka yang beragama Islam, Kristen, Hindu, dan lainnya. Meski begitu, ia mengatakan, bukan berarti prajurit wanita Muslim tak bisa berjilbab.

"Jika MUI benar memberikan surat pengajuan untuk itu, maka akan kita bahas dan buat kajian secara matang," katanya.

Ia menambahkan, untuk mengubah peraturan tentang seragam ini, perlu dipertimbangkan dari segala aspek, baik positif maupun negatif.  (republika/pahamilah)