Rabu, 26 Februari 2014

Katy Perry Membakar Lafaz Allah, Siapakah dia Sebenarnya?

 Lafaz Allah dibakar dalam video klip Katy Perry (lihat dalam lingkaran merah)



Penyanyi tenar Amerika Serikat, Katy Perry terlibat dalam kontroversi. Itu setelah video klip single terbarunya, Dark Horse yang menggambarkan budaya Mesir kuno menimbulkan kecaman.

Pokok masalahnya adalah dalam salah satu adegan, Perry yang berperan sebagai Cleopatra mengeluarkan sihirnya kepada seorang laki-laki yang mendekatinya. Ketika laki-laki itu mengeluarkan berlian ukuran besar, halilintar yang keluar dari tangan Perry langsung menyambar tubuh laki-laki itu yang berubah menjadi debu.

Yang menjadi masalah adalah laki-laki itu menggunakan kalung dengan lafaz Allah, yang langsung ikut terbakar dan hancur. Tindakan itu jelas dianggap bentuk ketidakhormatan kepada kaum Muslim

Jauh sebelum tenar seperti saat ini, Katy Perry memulai karir menyanyinya di gereja. Ketika bernyanyi gospel. Ia masih memakai nama aslinya, Katheryn Hudson.

Perry memang hidup dalam lingkungan gereja yang kental. Orang tuanya bekerja sebagai pengkhotbah Pantekosta sebuah sekte Kristen yang taat.

Dalam video dokumenter yang berjudul Katy Perry : Part of Me, ia bercerita bahwa terbiasa menyanyikan lagu rock dengan banyak kutipan Injil. Namun karir Perry tak kunjung bersinar.

Tiba-tiba ia terpikir ingin menjadi budak setan di usia tua. Perry pun bersedia menjual jiwanya pada setan asalkan bisa meraih ketenaran seperti Amy Grant.

Seperti diberitakan video klip Katy Perry di Youtube berjudul Dark Horse menampilkan adegan sebuah liontin Allah dibakar. Pada 1:15 dalam video, seorang pria ditunjukkan memakai dua liontin, salah satu yang berlafazkan Allah.(republika/pahamilah)