Kamis, 14 Agustus 2014

Hamas: Israel Langgar Gencatan Senjata

Fawzi Barhoum, Jubir Hamas

Pahamilah.com - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, mengatakan Israel telah melakukan "pelanggaran berat" gencatan senjata yang disepakati antara kedua belah pihak.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, memperingatkan Israel bahwa mereka akan menderita konsekuensi tindakan itu setelah melakukan serangan udara yang melanggar gencatan senjata di Gaza.

Serangan udara Israel itu menargetkan sejumlah daerah termasuk Khan Yunis.

Israel mengklaim bahwa serangan udara itu dilakukan untuk menanggapi sejumlah roket yang ditembakkan oleh Hamas. Tapi kelompok perlawanan menolak klaim Israel itu.

Tentara Israel melakukan serangan pada Rabu (13/8/14), tak lama setelah gencatan senjata sementara diperpanjang selama lima hari.

Kepala delegasi Palestina dalam pembicaraan gencatan senjata tidak langsung di Kairo, Azzam al-Ahmad, mengumumkan sebelumnya bahwa perpanjangan gencatan senjata dicapai "pada menit-menit terakhir pembicaraan".

Perpanjangan ini dibuat setelah perjanjian gencatan senjata 72 jam antara kedua belah pihak berakhir.

Israel meluncurkan perang terbaru terhadap Jalur Gaza yang diblokade pada 8 Juli lalu. Hampir 1.960 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, tewas dan setidaknya 10.100 terluka dalam perang ini.

Bulan depan, sebuah panel yang ditunjuk Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) akan mulai menyelidiki kejahatan yang dilakukan oleh Israel dalam perang Gaza (islamtimes/pahamilah)