Minggu, 28 September 2014

Koran Terbesar Liberia Tuduh AS Ciptakan Virus Ebola

washingtonpost

Pahamilah.com - Liberian Daily Observer, yang merupakan surat kabar terbesar di Liberia, baru saja menerbitkan sebuah artikel di halaman depannya dengan judul, “Ebola, AIDS Manufactured By Western Pharmaceuticals, US DoD?” (Ebola, AIDS yang Diproduksi Farmasi Barat, DoD AS?" Artikel tersebut menuduh AS menciptakan wabah Ebola dalam skema tertentu untuk menggunakan Afrika sebagai ajang pengujian senjata bilogi (bioweapons).

Berikut kuitipan artikel tersebut:

"Situs-situs di seluruh Afrika,dan di Afrika Barat, telah bertahun-tahun bersiap-siap menguji kemunculan sejumlah penyakit, khususnya Ebola."

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan beberapa badan PBB lainnya telah terlibat dalam memilih dan membujuk negara-negara Afrika untuk ikut berpartisipasi dalam acara pengujian, mempromosikan vaksinasi, namun mengupayakan berbagai resimen pengujian. Artikel yang terbit pada 2 Agustus 2014, "West Africa: What are US Biological Warfare Researchers Doing in the Ebola Zone?" (Afrika Barat: Apa yang Dilakukan Para Peneliti Perang Biologi AS di Zona Ebola) oleh Jon Rappoport dari Global Research menekankan masalah yang dihadapi pemerintah Afrika."

"Jelas, dalam laporan ini dan lainnya, [dikatakan] antara lain,

(a) US Army Medical Research Institute of Infectious Diseases (USAMRIID), pusat terkenal untuk penelitian perang biologi, yang terletak di Fort Detrick, Maryland;

(b) Tulane University, di New Orleans, Amerika Serikat, yang terbesar dalam memberikan hibah penelitian, termasuk hibah sebesar lebih dari 7.000.000 dolar AS kepada National Institute of Health (NIH) untuk mendanai penelitian demam berdarah virus Lassa;

(c) Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC)."

Inilah jenis propaganda yang sedang dihadapi para pekerja sukarela di Liberia dan Afrika Barat. (islamtimes/pahamilah)

Berikut Video yang memuat laporan tentangnya