Senin, 06 Oktober 2014

500 Ulama Serukan Pemboikotan Institusi Akademik Israel

 Boycott-Israel

Pahamilah.com - "... Memilih diam dalam bencana kemanusiaan terbaru yang disebabkan serangan militer baru Israel di Jalur Gaza - serangan ketiga dan paling dahsyat dalam enam tahun - berarti ikut terlibat," kata mereka dalam sebuah petisi hari Jumat (3/10/14).

Mereka juga mengecam pemerintah dan media mainstream dunia yang tidak berani menyatakan bahwa "Israel bertanggung jawab atas pelanggaran hukum internasional."

"Kami, bagaimanapun, sebagai komunitas ulama yang terlibat di Timur Tengah, memiliki tanggung jawab moral untuk melakukannya," kata petisi itu.

"Pembantaian Israel yang berlangsung di Gaza mengingatkan keterlibatan mengerikan lembaga akademis Israel dalam pendudukan dan penindasan warga Palestina. Tel Aviv University, Universitas Ibrani Yerusalem, Bar-Ilan University, Universitas Haifa, Technion, dan Ben-Gurion University secara terbuka menyatakan dukungan tanpa syarat mereka untuk militer Israel," lanjut petisi.

Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah 250 lebih antropolog menandatangani petisi lain yang mendukung gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) untuk memboikot institusi akademik Israel sebagai protes atas pelanggaran sistematis HAM Israel terhadap rakyat Palestina. (islamtimes/pahamilah)