Rabu, 15 Oktober 2014

Israel Marah Inggris Akui Palestina

Inggris dan Zionis Israel

Pahamilah.com - Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pada Selasa (14/10/14) bahwa suara yang mendukung pengakuan Palestina sebagai negara akan beresiko merusak "perdamaian nyata dengan Palestina."

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Israel, Matthew Gould, mengatakan sentimen publik di Inggris dan seluruh dunia telah mengarah pada Israel lepas perang 50 hari yang digelar rezim itu di Jalur Gaza.

Wakil rakyat di Inggris mengatakan pemungutan suara mendukung negara Palestina adalah "signifikan" karena menunjukkan sikap negatif mereka terhadap rezim Zionis.

Pada Senin (13/10), Anggota Parlemen Inggris mengadakan pemungutan suara mendukung keberadaan negara Palestina dengan suara mayoritas 274-12 setelah sebelumnya terjadi perdebatan selama enam jam.

Sepanjang perdebatan, banyak anggota parlemen yang menyoroti penderitaan rakyat Palestina.

Perdebatan itu muncul setelah Swedia mengakui Palestina sebagai sebuah negara yang berdaulat. Negara-negara Eropa lainnya cenderung mengikuti. (islamtimes/pahamilah)