Jumat, 03 Oktober 2014

Palestina Akan Tuntut Israel di DK PBB

Riyad Mansour, The Palestinian UN ambassador

Pahamilah.com - Duta besar Palestina di PBB, Riyad Mansour, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press pada Kamis (2/10/14) bahwa pemerintah Palestina meminta Dewan Keamanan "untuk memaksa Israel bernegosiasi dengan itikad baik demi mengakhiri pendudukan segera."

Ia menambahkan Palestina berharap dewan akan mengadopsi rancangan resolusi yang mengarah pada penarikan Israel dari wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Tepi Barat, Jalur Gaza yang terkepung dan Timur Al-Quds (Yerusalem), sekitar November 2016.

Diperkirakan Amerika Serikat akan menjadi negara yang paling menentang resolusi tersebut.

Mansour memperingatkan, jika Dewan gagal melakukannya maka pemerintah Palestina akan bergabung dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menuntut pejabat senior Israel atas kejahatan perang yang mereka lakukan terhadap rakyat Palestina.

Ia menambahkan, "Kami akan bergabung dengan perjanjian dan lembaga lain untuk membuktikan bahwa kami adalah sebuah bangsa, sebuah negara meski tanah negara kami berada di bawah pendudukan. "

Pihaknya akanterus mencari pintu lain jika pintu perdamaian tertutup, tandasnya.

Mansour menekankan bahwa salah satu pilihan yang ada adalah mengadakan konferensi internasional melibatkan "semua orang berpengaruh di Timur Tengah dan semua orang yang benar-benar tertarik pada perdamaian dan penyelesaian konflik."

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pada Rabu (1/10) bahwa AS telah menekan warga Palestina untuk menghentikan rencana penetapan resolusi PBB terhadap rezim Israel. (islamtimes/pahamilah)