Sabtu, 11 Oktober 2014

Pengamat: Perppu Menjadi Catatan Buruk Bagi SBY

Presiden SBY tanda tangani Perppu Pilkada langsung. 

Pahamilah.com - Pengamat Politik Universitas Gorontalo La Husen Zuada, mengatakan, bahwa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota atau Perppu Pilkada adalah catatan buruk bagi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut La Husen, alasannya kenapa Peprpu merupakan catatan buruk adalah kesan terhadap peraturan itu seperti memaksakan kehendak Partai Demokrat saja dan mengabaikan kehendak partai politik lainnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selain itu itu, hal tersebut merupakan contoh yang tidak baik untuk seorang presiden, dan bakal diikuti oleh pemimpin berikutnya, saat usulan partainya dimentahkan di DPR, maka Presiden menggunakan Perppu untuk memaksakan kehendaknya. "Belum lagi tindakan Presiden SBY, seperti menghubungi ketua MK pasca UU Pilkada disahkan, ini juga memberikan kesan kurang baik bagi dirinya," Kata La Husen. (republika/pahamilah)