Kamis, 21 Mei 2015

Mantan Hakim MTQ: Pembacaan Quran Langgam Jawa Akan Picu Masalah Dunia Tilawah


Pahamilah.com - Mantan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional  Prof Dr Ahmad Zahro mengaku khawatir dengan pernyataan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin yang berencana mengadakan festival bacaan Al-Quran dengan berbagai langgam bahasa.

Menurut Ahmad Zahro, gagasan Menag ini sangat mencemaskan kalangan hufadz dan qura’ Al-Quran karena diduga akan memicu masalah baru di dunia tilawah di Indonesia.

“Kami para hufadz dan qura’ khawatir ini justru akan memicu masalah dalam dunia tilawah di Indonesia. Ini bisa menjadi embrio yang melahirkan kejadian-kejadian serupa nantinya,” papar  Guru Besar Ilmu Fiqih IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Sebelum ini, masayarakat dibuat heboh pembacaan Al-Quran dengan langgam Jawa dalam Perayaan Isra’ Mi’raj 15 Mei 2015 di Istana Negara.

Saat itu, sang qori’ Muhammad Yaswer Arafat yang juga dosen UIN Sunan Kalijaga membacakan Al Quran Surat  An-Najm: 1-15 dengan menggunakan langgam Jawa yan berujung kritik dan perdebatan di tengah masyarakat karena dinilai tidak mengindahkan tajwid dan kaidah dalam bacaan Al-Quran. (hidayatullah/pahamilah)