Rabu, 15 Mei 2013

Aku, Malaikat dan Setan

Tadi aku didatangi oleh dua makhluk secara bergantian, yang satu muncul dari sebelah kiri dan yang lain datang dari sebelah kanan, awalnya tak kuhiraukan sedikitpun, sebab aku disibukkan oleh urusanku sendiri, dan terlalu sibuk dengan aku dan diriku.

Pertama kali yang menghampiriku adalah makhluk dari sebelah kiri, pelan dan halus serta sangat mesra dia berkata, seakan dia berbicara kepada sang kekasih dan rasa hormatnya kepadaku melebihi kepedulian rakyat kepada rajanya. "wahai manusia lihatlah disana ada kenikmatan sorga dunia bila engkau mau mencobanya, jangan khawatir tidak ada yang bakal tahu sedikitpun kecuali aku dan kamu saja" lama sekali dia bicara bahkan kelembutan serta kesantunan tutur katanya melebihi puisi para pujangga, "ah khutbahmu kok manis seperti sang ustadz yang lagi melantuntan dalil-dalil naqli" pikirku, sengaja aku cuekin hingga akhirnya dia pergi nyelonong begitu saja tanpa berucap salam.

Selang seperseratus juta detik kemudian tiba-tiba datang dari sebelah kanan sebuah sosok yang lebih anggun, cakep atau apalah terserah sebutannya, sebab terlalu wibawa untuk di ungkapkan, lalu dia dengan tegas memperingatkan aku "wahai manusia ketahuilah bahwa yang mendatangimu tadi adalah makhluk terkutuk yang dikutuk oleh Tuhan, jangan percaya dengan seribu madu manisnya sebab engkau pasti celaka jika menuruti satu huruf yang keluar dari mulutnya" sebelum dia selesai bicara aku menimpali ucapannya; "iya aku tahu" dengan cuek aku menjawabnya, eh ternyata dia meninggalkan aku juga namun bedanya dia berucap salam.

"Ah kok jadi sepi ya tanpa kehadiran mereka" pikirku, "wahai kalian berdua datanglah kepadaku sebab ada sesuatu yang ingin kusampaikan kepada kalian‘.

tiba-tiba dengan kecepatan kilat mereka hadir di hadapanku, saling mendahului dan berebut tempat untuk mendekatiku, "stop disitu saja" aku pun menghentikan mereka, lalu aku berkata "aku tahu wahai engkau yang sebelah kiri, aku tahu  bahwa kamu adalah setan, aku tahu apa itu dosa dan aku juga ngerti apa itu perbuatan tidak baik”

“wahai yang disebelah kanan aku tahu maksudmu itu baik memperingatkan aku agar tidak terjerumus, namun aku tidak peduli dengan kalian berdua, seribu setan dan seribu malaikat mendatangi, aku tetap tidak perduli, sebab tugas kalian emang seperti itu, bodo amat sih.. ketahuilah; aku, kamu, dan kalian semua itu sama-sama makhluk ciptaan-NYA, jadi buat apa aku mempercayai kalian, buat apa aku memperdulikan kalian?”

malaikat dan setan terbengong-bengong dengan ucapanku tadi, sebelum mereka tersadar dari bengongnya aku berkata lagi kepada keduanya "pergilah dari hadapanku, laksanakanlah tugas kalian sebagaimana yang telah ditentukan oleh Tuhan, dan aku juga akan melakukan tugasku sebagaimana titah Tuhan yang telah di wajibkan kepadaku selamat berjuang, kita sama-sama berjuang sobat, aku dan kalian mempunyai takdir dan tugas yang berbeda pula, semoga kita berhasil menjalankan kewajiban kita masing-masing. GOOD LUCK, silahkan pergi, aku mau istirahat dulu sebab dari semalam sampai detik catatan ini terpublikasi di Facebook aku belum tidur sama sekali… bye…


Ponorogo, 4 September 2010