Rabu, 15 Mei 2013

Tuhan, kapan Engkau Marah?

Tuhan, begitu luas keagungan-MU, langit dan bumi dan apa yang ada diantaranya tiada mungkin dapat menandingi-MU, hanya Engkaulah Maha Indah, Engkaulah yang meninggikan langit tanpa tiang dan menghiasnya dengan ribuan galaksi dan jutaan bintang

Tuhan, begitu besar kasih sayang-MU yang engkau tiupkan dalam hidup dan kehidupan hingga tiada pernah aku menyaksikan kemarahan-MU secara langsung atas mereka yang berlaku khianat, yang bergelimang dosa serta hidup dalam jiwa yang dusta.

Tuhan, kapan Engkau marah? dan kapan pula Engkau menegur mereka-mereka yang menyalahi kodrat dan titah-MU?

Sebenarnya tiada pantas aku menulis ini dan juga bukan pada tempatnya aku bertanya kepada-MU melalui coretan ini, toh tulisan ini juga makhlukmu yang belum tentu benar dalam melukiskan suara jiwa dan guratan pikiran. namun seperti inilah adanya hamba-MU.

"La Ilaha Illa anta subhanaka Inni kuntu minazhzhalimin. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim.” (Al-Anbiyaa surat ke 21:87)


Ponorogo, 1 Syawal 1431 H