Senin, 20 Januari 2014

Dan Surga Ternyata Tidak Ada

 Oleh: Andik Priyo Kunarbowo

Setan tersenyum membaca judul ini bahkan ada yang tertawa ngakak, malaikat pun kelabakan, mereka berontak saling adu argumentasi mempertahankan apa yang telah diyakini sesuai dengan tugas dan kewajibannya, aku pun tersenyum, "ah buat apa dipikirin itu urusan mereka"

Setan dengan semangatnya mengajari manusia dengan bisikan lembut yang penuh tipu daya,
sedang malaikat mengangkat panji-panji kebenaran dengan sangat tinggi setinggi kebenaran itu sendiri.

Malaikat dan setan mempunyai kedudukan masing-masing, tidak ada yang unggul dan saling mengungguli, setan tidak bisa menandingi kebajikan malaikat dan malaikat pun tidak mungkin sanggup menandingi keburukan setan. yah dua dunia yang sangat berbeda, namun tidak dapat dipisahkan.

Setan suka menipu dengan jutaan rayuan kebohongannya, sedang malaikat sangat jujur hingga kejujuran yang tiada terukur dalamnya.

suatu ketika mereka berdebat, riuh sekali, setan berkata SORGA TERNYATA TIDAK ADA,
sang malaikat pun marah besar, "hai setan apa engkau tidak beriman kepada Allah?"
setan pun menjawab "oleh karena imanku dan atas ke Agungan-NYA maka aku bersaksi bahwa SORGA TERNYATA TIDAK ADA"

Malaikat pun semakin gusar "anda itu memang setan yang kerjaannya hanya merusak kebenaran"
setan pun menyela "untuk satu ini aku sama sekali tidak berbohong aku bertaruh jika aku berbohong kematianku yang ditangguhkan sekarang juga tercabut"

Malaikat pun semakin gusar "hai terlaknat sungguh engkau telah mempermainkan kebenaran"
kemudian setan pun tak kalah kerasnya dia pun berkata "tunggu sobat dengarkan penjelasanku dulu, dengarlah kebenaran ini bahwa SORGA TERNYATA TIDAK ADA bagi orang yang;

1. Murtad
2. Kafir dan Menghalangi Orang Dari Jalan Allah
3. Menyesatkan Manusia Dari Agama Allah

SEBAB MEREKA INI KEKAL DIDALAM NERAKA, jadi SORGA TIDAK BERLAKU BAGI MEREKA itulah alasannya SORGA TERNYATA TIDAK ADA bagi golongan tersebut, itu saja ya penjelasanku, daripada nanti aku di kira menyabotase kepandaianmu wahai malaikat", dan setelah itu setan pun pergi dengan santainya meninggalkan malaikat yang geleng-geleng kepala atas kelakuan sang setan...


Ponorogo 12 Januari 2010