Rabu, 30 Juli 2014

Fatwa Rabi Zionis: Membunuh Anak-Anak Sipil Gaza Sepenuhnya Halal

 (Rabbi Dov Lior Zionis Israel)

Rabbi Dov Lior dari cabang Ortodoks populer terkenal Chabad merupakan kepala rabi terpilih di Tepi Barat Pendudukan. Baru-baru ini, Lior mengeluarkan putusan agama yang menyatakan bahwa membunuh anak-anak sipil Gaza sepenuhnya "kosher" (halal).

Lior adalah kepala Rabbi kota Hebron dan kota Kiryat Arba, yang merupakan situs resmi Meir Kahane Park, nama untuk pemimpin teroris terkenal yang disebut "Liga Pertahanan Yahudi" yang diklasifikasi sebagai "kelompok teroris kanan sayap" oleh FBI pada 2001.

Berikut adalah terjemahan dari beberapa baris putusan agamanya:

"Taurat Israel membimbing kita di semua lapisan masyarakat, swasta dan publik, tentang bagaimana berperilaku selama perang dan juga bagaimana menjaga standar moral."

"Maharal asal Praha (Rabbi Yahudi Loew), dalam bukunya 'Gur Arye', jelas menulis bahwa ... dalam semua perang, orang yang diserang diperbolehkan untuk menyerang secara keras orang-orang dari mana para penyerang berasal dan mereka tidak harus memeriksa apakah ia secara pribadi termasuk para pejuang."

"Karena itu, selama perang orang yang diserang diperbolehkan menghukum populasi musuh dengan hukuman apapun yang memang layak, seperti menghentikan pasokan atau aliran listrik dan juga mengbom seluruh daerah sesuai dengan kebijaksanaan menteri kemiliteran, bukan hanya sekadar membahayakan nyawa prajurit tapi untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang menghancurkan demi mengenyahkan musuh."

"Dalam kasus Gaza, Menteri Pertahanan bahkan diizinkan untuk menginstruksikan penghancuran Gaza sehingga (warga zionis di) selatan tidak akan lagi menderita dan menghindari kerugian bagi orang-orang kami yang telah menderita begitu lama dari musuh di sekelilingnya."

"Setiap jenis pembicaraan tentang humanisme dan pertimbangan, dapat diperdebatkan saat berbicara tentang upaya menyelamatkan saudara-saudara kita di selatan dan seluruh negeri dan mengembalika ketenangan di 'negara' kita." (islamtimes/pahamilah)