Minggu, 27 Juli 2014

Israel Berhenti 12 Jam Agresi, 100 Lebih Jasad Warga Sipil Ditemukan Tim Medis

 (Korban kebengisan Israel)

Tim medis gawat darurat berhasil menemukan lebih dari 100 jasad syuhada’ warga sipil Palestina di bawah reruntuhan berbagai bangunan di Gaza yang hancur akibat serangan Israel, menyebabkan jumlah warga Palestina yang syahid mencapai angka 1060, sebagaimana diberitakan Palestine Times (26/7/2014).

Menurut Jubir Kemkes Palestina di Gaza, Asyraf Al-Qudrah, setelah gencatan senjata sementara dan Israel menghentikan serangan selama 12 jam sekitar 100 jasad jenazah syuhada’ telah dibawa ke berbagai rumah sakit di utara, tengah, selatan Jalur Gaza, termasuk kota Gaza sendiri. Sekitar 13 dari jasad jenazah ini ditemukan di reruntuhan bangunan di desa Asy-Syuja’iyah (yang diporak-porandakan Israel dalam upaya serangan daratnya ke Gaza) dan dibawa ke RS Asy-Syifa kota Gaza.

Tiga belas jasad syuhada’ lainnya ditemukan di desa Deir Balah dan pengungsian An-Nushairat yang dibawa ke RS Deir Balah (selatan Jalur Gaza). Selanjutnya, sembilan jasad syuhada’ juga ditemukan di desa Bait Hanon (utara Jalur Gaza) dan dibawa ke RS Kamal ‘Udwan di Bait Lahiya.

Sebelumnya pada Sabtu dini hari kemarin waktu Gaza (26/7/2014), sebanyak 35 warga Gaza syahid (11 di antaranya anak-anak) dalam serangan membabi buta Israel ke daerah Khan Younis (selatan Jalur Gaza). Sebelumnya lagi pada Jumat sore (25/7/2014), seorang tenaga medis dari Bulan Sabit Palestina syahid dan tiga lainnya terluka akibat serangan udara Israel terhadap dua mobil ambulans Palestina.

Badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina, UNRWA, menginformasikan menyebutkan sekitar 160 ribu warga Jalur Gaza mengungsi ke markasnya di Gaza akibat agresi Israel kali ini. Sementara badan PBB lainnya, UNICEF, mencatat sedikitnya 192 anak-anak Palestina tewas akibat serangan Israel hingga berita ini diangkat. (dakwatuna/pahamilah)