Sabtu, 02 Agustus 2014

Fakta Times of Israel: Genosida di Gaza Diijinkan

 (The Times Of Israel)

Artikel berjudul "Ketika Genosida adalah diijinkan" diterbitkan oleh The Times of Israel pada hari Jumat (1/8/14), namun dihilangkan beberapa jam kemudian karena "melanggar pedoman editorial koran tersebut," website Moon of Alabama melaporkan.

Ditulis oleh Yochanan Gordon, yang membela tindakan itu pada halaman Twitter-nya, artikel itu menyerukan melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina di Gaza yang telah berada di bawah serangan besar-besaran Israel dalam 25 hari terakhir.

"Tangan Israel telah diterikat oleh para pemimpin dunia selama enam tahun terakhir dimana semustinya mereka berteman baik dengan rezim,” Gordon menyatakan, menambahkan bahwa "tidak ada, maka, dapat dianggap tidak proporsional dalam perjuangan melawan warga Gaza.”

Menutup matanya terhadap laporan luas tentang korban sipil yang diakibatkan oleh serangan Israel di Gaza, penulis menyatakan bahwa menurut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tujuan serangan itu adalah untuk "memulihkan ketenangan yang berkelanjutan bagi warga Israel."

"Jika para pemimpin politik dan ahli militer menentukan bahwa satu-satunya cara untuk mencapai tujuannya mempertahankan ketenangan adalah melalui genosida (maka) itu kemudian diperbolehkan untuk mencapai tujuan-tujuan yang bertanggung jawab tersebut?"

Ungkapan ‘genosida’ datang ketika Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengutuk gerakan perlawanan Palestina Hamas pada hari Jumat (1/8/14) ketika menangkap seorang tentara Israel, dan mendesak Qatar dan Turki untuk menggunakan pengaruh mereka atas Hamas untuk membebaskannya.

"Hamas, yang memiliki kontrol keamanan atas Jalur Gaza, harus segera dan tanpa syarat membebaskan prajurit Israel yang hilang, dan saya meminta orang-orang dengan pengaruh terhadap Hamas untuk memperkuat pesan ini," kata Kerry.

Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak 8 Juli. Serangan udara, laut dan darat oleh Israel sejauh ini menewaskan lebih dari 1.600 orang dan melukai hampir 9.000 orang lain di pesisir.

Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, telah melancarkan serangan balasan terhadap Israel.
Militer Israel mengatakan telah kehilangan lebih dari 60 tentara dalam bentrokan dengan pejuang perlawanan Palestina selama 25 hari pertempuran, tapi Hamas menyataan jumlah tentara Israel yang tewas lebih dari 145. (islamtimes/pahamilah)