Kamis, 07 Agustus 2014

Menteri Palestina: Israel Menutupi Info Tahanan Gaza

Tahanan Palestina di penjara Zionis Israel

Pahamilah.com - Menteri Urusan Tahanan, Shawqi al-Ayasa mengatakan pada Rabu (6/8/14) bahwa nasib puluhan warga Gaza yang ditahan selama serangan darat Israel bulan lalu masih belum diketahui.

"Pendudukan militer, selama agresi saat ini di Jalur Gaza, telah menahan puluhan orang Palestina dan membawa mereka ke lokasi yang tidak diketahui," kata menteri.

Al-Ayasa menambahkan bahwa kementerian belum menerima informasi mengenai nomor ID tahanan, keberadaan, atau kondisi, dan ada "kekhawatiran bahwa beberapa tahanan telah dieksekusi."

Dia meminta organisasi-organisasi internasional seperti Komite Internasional Palang Merah untuk campur tangan dalam rangka untuk mendapatkan informasi mengenai nasib para tahanan atas nama kementerian Palestina.

Menurut kementerian itu, lebih dari 200 warga Palestina telah ditangkap di Gaza, dan beberapa telah dirilis sesudahnya.

Sementara itu, juru bicara militer Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada pejabat Palestina bahwa hampir 160 warga Palestina ditahan dan dipindahkan ke badan intelijen Shin Bet Israel untuk dimintai keterangan.

Israel memulai serangan militer terhadap Gaza pada 8 Juli. Hampir 1.900 warga Palestina, termasuk sekitar 400 anak-anak, tewas dan 9.500 lainnya luka-luka dalam serangan Israel.

Rezim Israel dan Palestina di Jalur Gaza telah sepakat untuk gencatan senjata tiga hari, yang mulai berlaku pada 08:00 (0500 GMT) Selasa. (islamtimes/pahamilah)