Jumat, 15 Agustus 2014

Pejabat AS ‘Terpukul' ketika Israel 'Mengambil' Senjata Pentagon

Pentagon

Pahamilah.com - Pemerintahan Obama telah menghentikan pengiriman rudal ke Israel dan pertikaian diplomatik besar baru telah muncul, dimana beberapa pejabat menyebutnya "perpecahan sangat serius" yang muncul malam ini, setelah Wall Street Journal mengungkapkan dimana Israel mengambil senjata AS untuk digunakan di Gaza tanpa izin Gedung Putih.

Menurut pejabat AS, kementerian perang Israel mengambil langsung senjata dari stockpile Pentagon tanpa meminta izin baik dari Gedung Putih ataupun Departemen Luar Negeri AS, AntiWar menulis dalam sebuah artikel.

Hal ini dilakukan meskipun senjata telah datang bersamaan dengan pembicaraan langsung AS-Israel tentang dana AS $ 225 juta yang lain untuk sistem Iron Dome mereka.

"Kami terpukul," kata salah satu diplomatik AS, sementara yang lain mengatakan mereka sangat prihatin bahwa Israel mengambil artileri bukan senjata presisi-dipandu untuk digunakan selama pemboman mereka di daerah sipil Gaza.

Itu sangat menyakitkan bahwa Israel mengambil senjata tanpa meminta izin Gedung Putih, karena miliaran dolar bantuan tahunan AS pada dasarnya telah mendukung pembiayaan seluruh Perang Gaza, dan telah hangus melalui semua senjata dan amunisi mereka yang disediakan AS, mereka hanya pergi ke gudang Pentagon dan mengambil lagi.

Pejabat Pentagon berusaha untuk mengecilkan insiden itu, mengatakan bahwa Israel tidak membutuhkan izin dari Gedung Putih atau Departemen Luar Negeri untuk mengambil senjata.

Apakah iya atau tidak, itu sepenuhnya tidak jelas, namun hal ini jelas menjengkelkan pemerintah.

Selain menghentikan pengiriman, Departemen Luar Negeri mengumumkan "review" baru dari semua pengiriman senjata ke rezim Israel, meskipun mereka bersikeras bahwa waktu ini hanya kebetulan, dan itu hanya karena kekhawatiran tentang invasi Gaza. (islamtimes/pahamilah)