Sabtu, 02 Agustus 2014

Warga Cile Tuntut Putus Hubungan Cile dengan Penjajah Israel

 (Bangunan di Gaza hancur akibat serangan udara Israel)

Pahamilah.com - Ribuan orang berpawai di ibu kota Cile pada Sabtu (3/8) menentang operasi militer Israel di Gaza, dan mendesak Presiden Michelle Bachelet untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu. "Putuskan, Putuskan, Putuskan hubungan dengan Israel!" teriak para demonstran yang berbaris ke istana presiden, dengan banyak spanduk digelar, mengenakan atau melambaikan skarf kaffiyeh tradisional Palestina.

Ada sekitar 300.000 orang Arab di Cile - negara berpenduduk 17 juta - termasuk sejumlah besar masyarakat Palestina. "Kami meminta Presiden Michelle Bachelet untuk mengusir duta besar Israel, dan untuk mengakhiri hubungan dengan Israel. Kami ingin dunia tahu Cile telah bersikap menentang pembantaian Israel ini," kata Mauricio Abu-Gosh, kepala Perhimpunan Palestina Cile.

Protes itu terjadi pada saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negara Yahudi akan melanjutkan kampanye militernya terhadap Hamas di Gaza untuk jangka panjang dan sekuat yang diperlukan, dalam konflik yang telah menelan pengorbanan lebih dari 1.700 warga Palestina dan 65 Israel tewas dalam waktu kurang dari sebulan.

Cile telah menarik duta besarnya untuk Israel atas aksi kekerasan itu, seperti dilakukan Argentina, El Salvador dan Peru. Semua negara itu memiliki populasi Arab yang signifikan, sebagian besar dari mereka berasal dari Palestina. (republika/pahamilah)