Rabu, 15 Mei 2013

Hidup Ini Bukanlah Pilihan

Mungkin ada yang membantah tema diatas dalam berbagai teori dengan segala konsepnya, dalam berbagai wacana dengan segala ungkapannya. wajar sekali jika ada pro dan kontra, sebab inilah realitas, inilah pemikiran manusia yang tentunya berdasar pada seberapa dalam pengetahuan dan seberapa jauh pengalaman hidupnya.

Hidup itu bukan pilihan, pernahkah dalam jejak rekam - anda di beri pilihan untuk hidup di muka bumi atau diluar angkasa? Pernahkah anda di sodori pilihan terlahir dalam ras Amerika, Afrika, Asia dan sebagainya?

Secara akal kita manusia pasti menjawab “kita tidak mengetahui dan belum pernah menjumpai hal tersebut, tidak ada tawaran dan tiada pula ada pernyataan kesediaan atau keberatan terlahir dalam suku bangsa apa dan hidup dimana

Saya, anda dan kita semua terlahir dan hidup dimuka bumi ini dengan segala resiko yang tak pernah lepas maupun mampu melepaskan diri dari realitas yang ada, namun bukan berarti hidup itu ada dengan tiba-tiba, sebab jika pemikiran berdasar pada pola sempit “hidup ini ada dengan tiba-tiba” dapat disinyalir seakan-akan mengingkari keberadaan sang Pencipta dengan segala sekenario yang telah dibuat-NYA.

Lalu apa sebenarnya yang menjadi “pilihan” dalam hidup jika “hidup ini bukanlah pilihan?” Jawabnya adalah “HIDUP INI BUKAN PILIHAN tapi MENJADI DEWASA adalah sebuah PILIHAN”

Hidup ini mengalir seperti air, ada hulu pasti ada hilir, ada awal juga ada akhir, ada kelahiran pasti ada kematian, maka dari itu “memilih menjadi dewasa ”memerlukan proses” sekarang tergantung pada anda, “memilih menjadi dewasa” atau “tidak”


dedicated to Oka