Selasa, 05 Agustus 2014

Hamas: Perang Gaza, Perang Kalah-Kalah untuk Israel

Tank Zionis, menembaki Gaza

Pahamilah.com - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, mengatakan serangan udara dan darat Israel telah gagal untuk mencapai salah satu tujuannya di Jalur Gaza yang terkepung.

Juru bicara Hamas Ihab al-Ghussein mengatakan kepada koresponden Press TV pada hari Selasa (5/8/14) bahwa Israel hanya berhasil membunuh warga sipil Palestina dan menghancurkan bangunan di wilayah miskin itu.

Pasukan Israel mundur dari Gaza, mengklaim bahwa mereka telah mencapai tujuan mereka termasuk penghancuran terowongan lintas-perbatasan di Gaza.

Rezim Israel mengatakan pasukannya akan ditempatkan di posisi di luar Gaza selama gencatan senjata tiga hari yang telah disepakati dengan Hamas.

Namun, kedua belah pihak terus melenturkan otot-otot mereka hanya beberapa menit sebelum dimulainya gencatan senjata.

Provokasi menit terakhir digagas oleh militer Israel yang melakukan serangan udara terhadap beberapa sasaran di Gaza utara. Ini menarik tanggapan langsung dari perlawanan Palestina mengan mengirim rentetan roket ke beberapa kota Israel.

Agresi militer Israel telah mengambil nyawa lebih dari 1.880 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, dan melukai lebih dari 9.600 orang di Gaza sejak 8 Juli.

Rezim Tel Aviv bahkan tidak luput menjadikan rumah sakit dalam serangan militer besar-besaran mereka dan terus membom pusat medis yang sangat membutuhkan obat-obatan dan peralatan.

Badan-badan internasional dan kelompok hak asasi manusia mengatakan warga sipil menjadi sebagian besar korban perang Israel yang sedang berlangsung. Perempuan dan anak-anak menjadi sebagian besar korban sipil di sana.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB baru-baru ini mengesahkan resolusi, menyerukan penyelidikan independen atas kejahatan perang Israel di Gaza. (islamtimes/pahamilah)